AXA BIMA Bird farm

TRAYA GROUP

Kamis, 29 November 2012


Tip sederhana agar Merpati Giring Keras

Tip sederhana agar Merpati Giring Keras
saya tulis karena banyaknya pertanyaan dari teman2 pemula karena banyak merpati dari teman2 ini yang giring atau ngeketnya kurang keras.

Agar merpati bisa giring keras harus terpenuhi syarat syarat sbb:

- Kedua Merpati yang dijodohkan harus sudah dewasa dan sehat.
- Betina cocok/ disukai sama jantan, lenjeh dan bertelur tepat waktu.
- Merpati Jantan harus punya karakter/ sifat giring yg bagus (ngeket).

Setelah syarat2 ini terpenuhi baru dilkukan perawatan yang tepat agar merpati giring keras :

Asupan tambahan.
Disamping pakan harian rutin jagung dan beras merah untuk menigkatkan kesehatan dan meningkatkan nafsu birahi masih perlu diberi asupan tambahan yg banyak mengandung protein macam kacang2an : kacang tanah, kacang hijau atu kedelai. Dan makanan organic seperti Grid.

Vitamin.
Tambahan vitamin B Komplex sesekali diperlukan agar burung tetap fit , dan vitamin A mata tetap tajam, Vitamin D dan Vitamin E agar bulu dan kulit merpati tetap sehat.

Jamu 
Tambahan rimpang untuk jamu juga baik untuk merpati, tambahan kencur sebesar biji kacang diberikan saat malam hari menjelang burung diulatih diyakini juga bisa menambah merpati jadi giring keras.

Mandi.
Merpati seminggu sekali perlu dibersihkan pakai sampo agar kutu atau kotoran lain hilang , hingga bulu tetap bersih & badan tetap sehat.

Jemur.
Setelah dimandikan merpati perlu dijemur yang cukup, penjemuran sebaiknya dilakukan tiap hari sepanjang merpati tidak mengeram.
Penjemuran ini disamping meningkatkan kesehatan burung, juga bisa membakar lemak dan melenturkan bulu merpati, sehingga bulu menjadi terasa halus badan lebih ringan, sehingga merpati bisa terbang lebih tinggi.

Kawin.
Perkawinan merpati sebaiknya dilakukan sore atau nalam hari saja

Sekap di pagupon
Pagupon ini sebaiknya dibuat sedemikian rupa sehingga merpati tidak bisa kawin dalam pagupon.
Pagi hari burung dikeluarkan dari pagupon dan dijemur kurang lebih 2 – 3 jam dan sebaiknya burung tidak kawin.
Setelah selasai penjemuran burung ditaruh ditempat teduh, kurang lebih 5 menit baru merpati dikasih minum dan makan sedikit saja , next masukan kembali ke pagupon.
Sore atau malam hari burung dikasih makan dan minum dan biarkan burung kawin beberapa kali baru dimadukkan ke pagupon lagi. Dalam waktu 2 hari biasanya burung sudah giring keras atau keket keras.

Selamat mencoba & semoga Manfaat.
"AXA BIMA Bird Farm"

Kamis, 15 November 2012



Racikan Jamu tradisional Merpati 

Merpati kolongan ataupun balap tak ubahnya bagaikan seorang olahragawan yang butuh asupannutrisi yang cukup sejak dini agar terbentuk tubuhn fisik yang ideal dan latihan - latihan rutindan sistematis plus asupan jamu tradisional agar terbentuk otot yang kuat & lentur serta nafasyang panjang dan mental baja agar dapat bersaing di arena balapan yang penuh dengankompetitor.Berikut adalah Racikan
Jamu Tradisional
untuk mencegah penyakit dan meningkatkandaya tahan tubuh merpati tinggian.Bahan :

1.Kuning telur ayam kampoeng/bebek/Entok 3 bh
2.Madu alam murni 10 sedok makan
3.Kunyit/kunir (tepung) 10 sendok makan

4.Kencur (tepung) 5 sendok makan
5.Temu kunci 1 ujung jempol
6.Ubi rumput teki. 5 buah


Cara pembuatan :
1.
Kuning telur dicampur dengan madu, aduk sampai kental ( matang )kalau kuning telur tidak mengental berarti madunya bukan madu murni alias madu palsu.

2.
Temu kunci dibakar kemudian diparut atau ditumbuk hingga halus

3.
Kunyit dan kencur jika tdk tersedia bubuk + ubi teki juga dibakar dulu biar sterilkemudian ditumbuk sampai halus .



Semua bahan dicampur dengan adonan kuning telor dan madu aduk sampai rata dankental.

Jemur diterik matahari sampai setengah kering, baru kemudian buat butiran – butiran pil kecil , jemur lagi dan siap sebagai asupan pembalap.

Pada saat merpati tinggian latihan diberikan tiap malam dan dalam kondisi istirahatcukup berikan 2 – 3 hari sekali 1 butir.Asupan tambahan 2 hari sebelum latihan :Tambah asupan hati ikan laut yang telah dikeringkan secukupnya.

Tanbahkan seminggu sekali :

-Minyak ikan

-Vitmin A

-Vitamin B komplek

-Vitamin C


Semoga dapat diterima dan bermanfaat "Salam Merpati kolong"AXA BIMA Bird Farm




Ramuan Merpati Tinggi

Berikut ramuan yang pernah saya berikan ke Burung merpati

1.Terasi mentah yang halus: agar sehat dan nafsu makan terjaga....Diberikan seukuran kacang kedelai......                   seminggu 2 kali saja @

2 butir.2.Daun miyana,atau bisa juga digunakan daun cabai.... dibejek hingga halus dan airnya diteteskan ke mata burung merpati tsb... agar mata tetap bersih dan jernih... 2 kali seminggu.

3.Gula merah : sehabis latihan/ lomba menjelang malam diberikan gula merahsecukupnya...agar kondisi fit lagi pada esok harinya...

4.Umbi rumput teki : entah apa khasiatnya... jika dara saya berikan umbi inisebanyak 1 minggu sekali doi kerja maxi banget he3x.....

5.Telor ayam kampung,mentok/bebek dan madu...

6.kencur,kunyit,lada secukupnya saja .


Rabu, 14 November 2012

       KARAKTER MERPATI MENURUT WARNA BULU


Warna bulu setiap burung merpati merupakan salah satu untuk dasar untuk identifikasi. Misal seseorang yang memiliki burung merpati biasanya akan mengenal merpati kepunyaannya walaupun ditempatkan bersamaan dengan merpati lainnya dalam jumlah banyak. Tetapi dibalik itu semua warna bulu dapat juga menentukan karakter dari burung tersebut. Dibawah ini dijelaskan karakter dari setiap warna, walaupun dalam kenyataannya bisa saja berbeda dengan kenyataannya. Ciri-ciri / karakter merpati jika dikaitkan dengan warna bulu merpati dapat kita bedakan dan dapat disimpulkan dengan pernyataan dibawah ini. Catatan saja warna bulu merpati ini merupakan hasil pengamatan di daerah Bandung. 

Coklat:

Burung mudah dilatih gampang giring dan bisa ngeket, untuk terbang dasar/balap maupun tinggi sangat baik sekali, cocok dengan betina dengan bulu coklat juga, tetapi burung warna coklat gampang hilang. Maka berhati-hatilah jika punya burung warna coklat, jangan dipaksakan untuk terbang lebih dari 3x menerbangkan.

Blorok / brontok:

Burung ini giringnya kurang baik, dijodohkan dengan betina warna bulu apa saja bisa. Kelebihan warna bulu ini adalah insting untuk pulang sangat baik untuk tinggian. Memang jarang burung seperti ini jago tinggian atau dasar, tetapi ada.

Megan:

Burung ini giringnya baik, dijodohkan dengan betina warna bulu apa saja bisa. Kelebihan warna bulu ini adalah insting untuk pulang lebih baik dari blorok/brontok untuk tinggian. Burung seperti ini dapat terbang sangat tinggi dan stamina yang prima dan dapat diterbangkan -/+ 45 Km (tergantung latihan), tetapi kurang baik menukiknya, biasanya antara 75-80 derajat paling banter. Tetapi ada juga yang 90 derajat tetapi sangat jarang sekali

Hitam meles:

Burung ini giringnya sedang-sedang saja, dijodohkan dengan betina warna bulu apa saja bisa. Kelebihan warna bulu ini adalah insting untuk pulang lebih baik dari blorok/brontok tetapi dibawah warna megan dapat diterbangkan dari jarak -/+ 35 Km. Untuk terbangnya, burung seperti ini dapat terbang tinggi tetapi tidak melebihi ketinggian terbang warna megan.

Tritis:

Hampir sama dengan coklat, tetapi burung ini insting untuk pulangnya lebih baik daripada warna coklat. Dengan kata lain bahwa burung merpati dengan warna bulu tritis bisa dikatakan lebih cerdas dari pada merpati yang berbulu warna coklat.

Putih meles:

Sangat jarang sekali warna putih meles jadi burung tinggi atau dasar yang unggul. Tetapi saya pernah melihat warna putih meles ini dapat terbang tinggi dan nukik 90 derajat. Warna putih meles cocok sebagai pemanis saat beberapa burung tinggi giring dan dikumpulkan betinanya dalam satu kurung.

Plontang:

Bulu warna ini mudah dijodohkan terbang bisa tinggi tetapi jeleknya nukik-nya tidak konsisten alias kadang mau 90 derajat kadang tidak padahal giringnya sama. Warna plontang sangat cocok sebagai pemanis saat beberapa burung tinggi giring dan dikumpulkan betinanya dalam satu kurung.

Klabu:

Burung dengan warna ini agak sulit dijodohkan, dilatih gampang giring dan bisa ngeket, sangat cocok untuk terbang dasar/balapi, cocok dengan betina dengan bulu klabu telampik, tetapi burung warna klabu gampang hilang jika dilatih untuk tinggian.

Tlampik:

Tergantung warna dasar bulu. Kecuali selap 1 atau 2 dengan warna dasar coklat bisa lebih baik dari warna coklat meles. Baik untuk dasar atau tinggian. Beberapa opini mengatakan merpati yang berbulu tlampik seperti ini bisa dibilang baik dalam segala hal tetapi ini belum bisa dibuktikan secara umum.
di sadur dari Grup Ngerumpi Doro



Selasa, 13 November 2012


Tip menetaskan telur Merpati Tinggi




1. Menyiapkan indukan.
Pilih indukan merpati tinggi trah jawara yang umurnya sudah cukup dewasa ( diatas dua tahun ) Dan sesuai dengan selera , baik gaya terbang merpati tinggi maupun sifat-sifat keberaniannya /petarungnya Calon indukan merpati tinggi atau merpati kolongan ini harus diberi asupan yang cukup baik protein, karbohidrat dan mineral maupun vitaminnya.

2. Menyiapkan sarang
Sarang merpati tinggi sebaiknya dibuat kotak dan diberi alas yang cukup tebal dari bahan – bahan alami, seperti dahan pohon yang kecil-kecil, rumput- rumput kering, daun cemara dan lain –lain. Bahan- bahan ini ditaruh saling silang agar terdapat rongga udara dibawah telur hingga suplai O2 untuk metabolisme inti sel telur ( calon embrio ) terjamin dan sebagai alas telur merpati tinggi agar tetap lentur hingga telur merpati tinggi tidak pecah walaupun dibebani tubuh induknya. Bahan bahan alami ini masih mengandung energi yang hangat yang bisa membantu mempertahankan suhu sarang tetap hangat dan stabil hingga calon embrio merpati tinggi tumbuh dengan sempurna dan tidak mati.

3. Memilih telur.
Ukuran telur merpati tinggi/ merpati tinggian / merpati kolongan tidak sama antara telur merpati tinggi yang satu dibandingkan dengan telur merpati tinggi / merpati tinggian lainnya, namun perlu diperhatikan telur merpati tinggi yang bagus tentu telur merpati tinggi yang lebih besar, hingga pertumbuhan embrio-nya bisa lebih maksimal .Kalau telur kecil material dan ruang untuk pertumbuhan embrio kurang maksimal, hingga anak merpati tinggi yang diharapkan menetas malah mati sebelum waktunya dan kalaupun menetas anakan yang dihasilkan setelah dilatih tidak sesuai dengan yang diharapkan.Isi telur terdiri dari dua warna yaitu putih telur (albumin) dan kuning telur.Telur dengan albumin lebih banyak/berat akan menghasilkan anak jantan. Biasanya telur merpati tinggi yang mengandung albumin lebih banyak / lebih berat berbentuk lebih lonjong dibandingkan dengan telur dengan volume sama dan mengandung albumin yang lebih sedikit/ringan.Cara mengukur yang mudah adalah dengan cara dimasukkan kedalam air dalam ember , telur yang tenggelam lebih dalam berati berat jenisnya lebih besar.Telur yang terbuahi akan terbentuk kuning telur yang berembrio ( ada inti sel telur ). Mudahnya bisa dilihat dengan cara telur ditaruh diatas bolam lampu yang dinyakan akan terlihat didalam kuning telur terdapat sebagian warna yang lebih pekat/gelap.

4. Menyiapkan pengasuh.
Pengasuh merpati tinggi juga berperan besar dalam mewariskan sifat – sifat kepada anak merpati tinggi / merpati tinggian yang diasuhnya. Begitu telur menetas secara alamiah kelenjar – kelenjar tubuh /tembolok induk menghasilkan susu yang biasanya disebut dengan susu tembolok baik induk jantan maupun induk betinanya. Susu tembolok ini berperan besar dalam mempengaruhi pertumbuhan fisik dan mental anak-anak yang diasuhnya. Oleh karenanya pilih pengasuh yang masih saudara dari indukan yang akan diambil anaknnyaPengasuh merpati tinggian juga harus diberi asupan yang cukup baik protein, karbohidrat dan mineral maupun vitaminnya. Pengasuh merpati tinggian yang cerdas akan mengasilkan anak asuh yang cerdas pula.

5. Masa mengeram.
Masa mengeram telur merpati tinggi / merpati tinggiaan rata – rata 16 hari sejak mulai dieramiSebelum mencapai 16 hari telur ini harus dikontrol pertumbuhan embrionya.
1. Masa eram 4 hari telur dicek pertumbuhan embrio-nya dengan cara ditaruh diatas bolam lampu apakah sudah ada guratan – guratan benang – benang darah dalam dinding telur. Jika tidak ada berarti embrio tidak tumbuh, telur tidak jadi.
2. Masa eram 10 hari pertumbuhan embrio sudah mendekati sempurna telur sudah hitam pekat tinggal menyisakan sedikit rongga udara
3. Masa eram 14 – 15 hari anak merpati sudah mulai mematok- matok dinding telur untuk mencari jalan keluar, telur sudah mulai berlubang
4. Pada hari ke 16 anak merpati sudah menemukan jalannya alias menetas.

Labels: indukan tinngi, menetaskan telur, mengeram, menyiapkan indukan, merpati, merpati tinggi, merpati tinggian, telur, telur tinggi, tetas, tinggi, tinggian tinggi 
Tuesday, April 21, 2009
TIP SEDERHANA AGAR BULU Merpati Balap Tinggi TETAP SEHAT dan TAK MUDAH KEROPOS dimusim hujan 
TIP SEDERHANA AGAR BULU Merpati Balap Tinggi TETAP SEHAT dan TAK MUDAH KEROPOS dimusim hujan

MINIMAL DIMANDIKAN SEMINGGU SATU KALI PAKAI SAMPO

Kesehatan bulu merupakan salah satu factor utama merpati balap tinggi dalam meraih prestasi (juara ) di arena balap. Sering kali kita jumpai, merpati balap tinggi tubuhnya fit, namun kinerjanya dilapangan balap tak optimal. Setelah diperiksa banyak bulu yang geripis & batang dari bulu besar keropos . Parahnya lagi, bulu semakin kusam tak terkontrol dsn akhirnya rontok. Terus bgmn cara agar bulu merpati tinggi tetap sehat dan tak mudah keropos, meski kondisi di musin hujan seperti saat ini.

Agar merpati balap tinggi bisa selalu tampil prima , merpati balap tinggi tetap latihan rutin sepanjang masa, walaupun musim hujan, masalahnya adalah bagaiman cara merawat merpati balap tinggi pada musim hujan seperti saat ini. Salah satu factor penting yang harus hobies mania perhatikan adalah bulu merpati balap tinggi, sebab bulu bagi merpati balap tinggi merupakan baju sekaligus senjata, baju untuk melindungi tubuh dari cuaca yang dingin tak bersahabat dan berbagai hal negative lainnya dan senjata untuk untuk perpacu dan menyerang lawan.
Apabila bulu merpat tinggi tidak terawat pertahanan tidak optimal maka kesehatan tubuh akan menurun sehigga akan mudah terserang penyakit, jika sakit merpati tinggi tidak bisa latihan dan lebih parahnya bisa meninggal.

Ingat merpati tinggi merupakan unggas yang sensitif akan kerusakan bulunya, padahal bulu merupakan salah satu andalan merpati balap tinggi. Akibatnya apabila bulu tidak terawat bulu akan rusak, latihan tidak bisa maksimal dan tentu prestasinya akan menurun. Oleh karena itu kesempurnaan bulu merupakan salah satu factor utama untuk kesuksesan merpati balap tinggian dalam meraih prestasi puncak.
Jika hobies mempehatikan merpati tinggi- merpati tinggi jawara di tingkat local kondisi fisik maupun bulunya sangat sehat , tak ada bulu yang geripis, keropos batang ataupun kusam. Semuanya sehat bulu tampak seperti dilapisi lilin dan ketika dipegang bulu terasa halus, kempes seperti kapas dan lentur.

Masalahnya adalah bagaimana cara merawat bulu merpati tinggi agar terhindar dari dari geripis, keropos batang bulu dan , bulu kusam dan bersih dari kutu –kutu burung .
Caranya adalah sebagai berikut :
1. Seminggu sekali mandikan /bersihkan dengan sampo khusus Burung missal “merk X” Sebab sampo inilah yang akan melindungi, menetralisir & mengusir kutu yang ada ditubuh merpati balap tinggian.
Atau Sehabis pulang dari mengikuti lomba dari luar kota atau latihan rutin juga harus dibersihkan dengan sampo, karena terkandang merpati tinggi juga membawa virus/ kutu yang ada dilapangan atau tempat menginap, kalau nggak hati- hati juga juga bisa menyerang merpati balap tinggi ke sayangan anda yang ada dikandang.

2. Pada musim hujan seperti saat ini ketika hujan turun segera merpati balap tinggi diamankan dan masukan dalan kandang, agar terhindar dari air hujan karena air hujan bersifat sangat merusak ( korosif)

Jika sudah terlanjur basah terkena air hujan segera mandikan dengan sampo khusus untuk merpati merk “x” yang saya rekomendaikan diatas agar bulu tetap sehat, sampo ini bisa dibeli Di Poultry Shop terdekat dikota Anda.
Jika tidak ada sampo khusus, pakailah sampo untuk manusia yang mengandung Conditioner.
Jika tidak bulu akan rusak, kusam dan rontok.


3. Beri asupan vitamin dan jamu agar merpati tinggi tetap sehat dan kapan saja siap diadu.

Demikikian tip saya kali ini semoga bermanfaat untuk meningkatkan prestasi merpati balap tinggian mania.

Salam merpati tinggian & Sukses,


Ciri khas Fisik (Katuranggan) merpati balap Tinggian yang baik :

1. Paruh, pilih yang ukurannya kecil atau yang sedang dan tidak terlalu panjang , mudahnya seperti paruh puter tetapi lebih pendek.

2. Hidung, pilih yang puil hidungnya sedang, lubang sedang dan bersih , ini diyakini terbangnya tinggi dan nafasnya panjang.

3. Kepala ukurannya sedang sampai agak dan jenong ,tidak aerodinamis , ini diayakini punya sifat akrobatik yang handal dan turun dengan cepat

4. Mata, pilih mata yang tajam dan kecil serta pilih mata pupil bulat kecil hitam legam dan tidak pecah, warna mata diluar pupil harus bersih dan terang, warna kuning atau kuning campur merah atau minimal 3 warna yang ini diyakini punya idra yangan tajam & mental petarung yang handal, sangat tidak dianjurkan memilih warna hitam. Dan juga pupil mata hitam harus bisa ZOOM mebesar dan mengecil/ kedap-kedip untuk melihat jauh dan dekat, pupil mata yang kecil penglihatnnya lebih tajam bila dbandingkan dengan pupil mata yang besar. Contoh gampangnya lihat piyikan matanya belum terang dan pupil matanya masih besar , piyikan seperti ini matanya belum tajam.

5. Leher, pilih leher yang sedang dan saat dipegang terasa kencang /kuat , ini shootingnya kencang, jangan pilih yang panjang karena biasanya terbangnya tengok kanan tengok kiri alias kurang fokus.

6. Dada, membusung tegap dan gagah (njantung ) dengan tulang keras tetapi otot/daging –nya tebal & kenyal tapi lembut warna coklat kemerah-merahan dan kulitnya tipis bersih dan saat berdiri kelihatan gagah.

7. Bulu sayap tebal,terasa halus saat dipegang, dibuka rajin , rapat dan panjang serta lentur dengan ujung sayap agak meruncing, tulang bulu keras , bulu kering tetapi seperti ada lapisan lilin dan tidak rusak. Daging/otot lengan sayap agak tebal dan lentur / kenyal.

8. Badan, Ukuran sedang, bulat berisi dipegang enak terasa lentur seperti bola karet, dengan daging otot memenuhi badan dari dada sampai belakang, daging empuk tapi kenyal & gemuk hingga daging menonjol, dengan berat sedang tidak terlalu ringan seperti kapas tapi badan sehat dan tidak kurus atau sakit. Biasanya merpati yang sudah terlatih bila dipegang bulunya terasa halus mimpes (kempes) seperti kapas.

9. Tulang dada, pilih tulang dada yang sedang hingga mendekati anus, merpati yang memiliki tulang dada pendek rata-rata terbangnya tinggi, jarak antara tulang dada bagian belakang dan tulang supit udang harus pendek

10. Tulang Supit udang diatas dubur, harus yang keras & kokoh, tebal dan agak renggang kurang lebig 1/2 cm. Jangan yang tipis dan lentur atau yang rapat, yang seperti ini tembakannya kencang.

11. Kaki, pilih warna kaki yang merah merona dengan sisik yang kering dan bersih, kuku sedang dan bersih.

12. Brutu (tempat tumbuh bulu ekor), harus besar rapat dan kokoh, merpati yang memiliki brutu seperti ini sprintnya sangat kencang.

13. Ekor, bulu ekor harus tebal dan rapat serta kokoh tetapi lentur, ukuran panjang sedang porposional dan saat dipegang ekornya turun kebawah, ekor kebawah ini menandakan burung merpati biasa terbang naik keatas untuk mencapai ketinggian yang ideak.

14. Perut ( antara tulang Supit udang dan tulang dada bagian belakang) pilih yang jaraknya lebih rapat kurang dari 2 jari , diraba berisi & lentur, jangan yang tidak berisi alias tepos.Perhatikan foto Piyik lar 5 diatas secara katuranggan mendekati Sempurna ( bisa untuk tinggian atau balapan rendah) dan tentu jika melatihnya tepat pasti jadinya akan istimewa.

Demikian tip dari Merpati Balap Tinggian kali ini semoga bermanfaat.

Salam Sukses & Cinta Merpati Tinggian


Labels: ciri-ciri, dada, gagah, katuranggan, merpati, merpati balap, merpati tinggian, padat berisi, sedang 
Salam Merpati Tinggian

Di jual AJI SAXA merpati cerdas pelatih kolongan Rp 10.000.000,-
                               AJI SAXA
                                                                 SANG PELATIH